Salah satu cara agar memiliki kemandirian finansial, tak lagi bergantung pada orang terdekat, adalah memulai investasi. Tanpa investasi, keinginan Anda untuk mencapai kebutuhan finansial yang tinggi di masa mendatang akan sulit dicapai. Investasi dalam sebuah portfolio yang dikelola dengan baik akan memberikan hasil yang berlipat ganda. Pasalnya, investasi berbeda dengan menabung biasa.
Sebagai gambaran, jika Anda mengalokasikan dana Rp 500.000 setiap bulan, hasilnya akan berbeda antara menabung dengan berinvestasi. "Jika kita mengalokasikan dana Rp 500.000 setiap bulan, dalam sepuluh tahun hasil investasi bisa mencapai Rp 350 juta, sedangkan menabung di bank tak mencapai Rp 200 juta, apalagi menabung di rumah, hasilnya lebih rendah," jelas Hotman Simbolon, Vice President Customer Care Center Head Citibank, dalam Citibank Journalist Class di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dengan berinvestasi, dana yang akan dialokasikan akan mendatangkan profit di masa depan, inilah sebabnya investasi termasuk kategori jangka panjang. Sedangkan menabung sifatnya jangka pendek, lebih kepada pengeluaran yang ditunda untuk kebutuhan di masa mendatang. Banyak orang memilih menabung karena merasa lebih aman dalam pengelolaan. Meski begitu bukan berarti semua investasi berisiko tinggi.
Karenanya sebelum berinvestasi, inilah beberapa hal yang perlu Anda pikirkan dan pertimbangkan dengan matang:
Sumber: www.kompas.com
Sebagai gambaran, jika Anda mengalokasikan dana Rp 500.000 setiap bulan, hasilnya akan berbeda antara menabung dengan berinvestasi. "Jika kita mengalokasikan dana Rp 500.000 setiap bulan, dalam sepuluh tahun hasil investasi bisa mencapai Rp 350 juta, sedangkan menabung di bank tak mencapai Rp 200 juta, apalagi menabung di rumah, hasilnya lebih rendah," jelas Hotman Simbolon, Vice President Customer Care Center Head Citibank, dalam Citibank Journalist Class di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dengan berinvestasi, dana yang akan dialokasikan akan mendatangkan profit di masa depan, inilah sebabnya investasi termasuk kategori jangka panjang. Sedangkan menabung sifatnya jangka pendek, lebih kepada pengeluaran yang ditunda untuk kebutuhan di masa mendatang. Banyak orang memilih menabung karena merasa lebih aman dalam pengelolaan. Meski begitu bukan berarti semua investasi berisiko tinggi.
Karenanya sebelum berinvestasi, inilah beberapa hal yang perlu Anda pikirkan dan pertimbangkan dengan matang:
- Dari segi risiko, seberapa aman melakukan investasi?
- Seperti apa jenis keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari portfolio investasi tersebut?
- Dalam hal stabilitas, risiko apa yang akan dihadapi saat kondisi investasi tersebut stabil atau tidak stabil?
- Akses terhadap modal awal, dapatkah Anda menarik modal awal bila membutuhkannya? Apakah prosesnya rumit? Apakah Anda akan dikenakan biaya bila ingin mendapatkan modal awal dalam waktu cepat?
- Diversifikasi, apakah dengan menyebar investasi, Anda dapat menekan atau mengurangi risiko berinvestasi?
- Biaya tak terduga, seberapa besar biaya yang harus Anda keluarkan saat menjalankan investasi tersebut? (Citibank)
Sumber: www.kompas.com
Ikuti @info_dewasa








